• 0822-2333-2840
  • cs@jasterweb.com
  • Jl Taman Kendangsari No 4, Surabaya
Apa Fungsi File Index pada Website Bisnis yang Sebenarnya? Cek Disini!

Apa Fungsi File Index pada Website Bisnis yang Sebenarnya? Cek Disini!

Index.html merupakan sebuah file yang menjadi indeks dari sebuah website. File ini akan otomatis terbuka saat pengguna membuka website dengan cara memanggil nama domain website tersebut. Index.html merupakan default file serta menjadi file paling penting dalam sebuah website. Tanpa adanya file index.html, apabila pengguna akan membuka website, maka nantinya browser menampilkan file-file dalam bentuk folder, bukan dalam bentuk tampilan website yang sesuai desain. Lalu, apa fungsi file index pada website lainnya? Mari simak penjelasan berikut!

Mengenal Fungsi File Index pada Website

Shakzee.com

Sebelum membahas fungsi file index pada website, sebaiknya pahami dahulu apa itu isi dan tempat file index berada. File index.html harus ada di direktori root atau direktori utama sebuah website. Selain itu, file index.html juga wajib berada di setiap direktori beserta sub direktori pada direktori website. Alasannya adalah untuk menjaga keamanan website dari para hacking yang merupakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

File index.html yang ada di direktori root, pada umumnya memiliki isi berupa tampilan homepage dari website, yaitu sebuah halaman default ketika website dibuka dengan menulis nama domainnya. File index.html isinya berupa script-script, tata letak website, serta isi dan link-link yang ada di dalam website. Pada sistem website yang dinamis, file index.html ini menjadi sangat kompleks dan berbeda dengan sistem website statis.

Sementara itu, file index.html di setiap direktori serta sub direktori pada website dapat berisi peringatan yang tidak mengizinkan akses halaman atau dapat juga berupa script yang mengarahkan pengguna ke file index.html yang ada pada direktori root. Baik website dinamis atau pun website statis, sebaiknya wajib memiliki file index.html di dalam direktori dan juga sub direktori pada website.

Oranglembata.com

File index.html yang ada di direktori beserta sub direktori nantinya akan otomatis terbuka ketika pengguna mencoba untuk memasuki secara langsung ke direktori beserta sub direktori tersebut. Hal ini akan mencegah pengguna untuk dapat melihat isi direktori beserta sub direktori yang mungkin saja dapat menjadi celah keamanan dari sebuah website.

Sebenarnya, ada beberapa pilihan nama file yang dapat dipakai pada file indeks website. Jadi, pengguna tidak harus memakai nama index.html saja karena ada beberapa pilihan lainnya. Misalnya index.htm, index.php jika digunakan pada file index yang berisi script php, dan default.htm yang digunakan pada server windows.

Dari beberapa jenis file di atas, index.html menjadi yang paling umum dan paling banyak digunakan. Jika pada file index terdapat beberapa atau keseluruhannya mengandung script php, artinya file index wajib disimpan dalam ekstensi .PHP dan menjadi file index.php.

Id.wordpress.org

Saat pertama kali melakukan akses pada nama domain yang baru saja diaktivasi, maka pengguna akan mendapatkan isi website yang berupa halaman Under constructions. Nantinya, secara default akan disisipkan file home.htm di dalam account baru tersebut, sehingga akan ditampilkan underconstruction ketika pertama kali account baru tersebut diaktifkan. Hal ini dilakukan agar account baru tersebut tidak menampilkan folder atau list file yang apabila dibiarkan justru akan sangat riskan terkait hal keamanan. Mengapa? Tentu saja karena orang-orang yang mengakses web tersebut bisa melihat dan membaca struktur account domain tersebut. Itulah mengapa File Index menjadi sangat penting dalam sebuah website.

Mengingat bahwa fungsi file index pada website sangat penting, maka sebuah website wajib memperhatikan file index ini. Penggunaan file index juga harus disesuaikan dengan jenis website itu sendiri. Pastikan situs website aman dengan pengelolaan file index yang tepat.

Berikan Rating untuk Konten ini

Leave a Reply

Close Menu