fbpx
  • 0821-2297-7791
  • cs@jasterweb.com
  • Jl Taman Kendangsari No 4, Surabaya
Jenis DNS Server yang Digunakan Website Bisnis

Jenis DNS Server yang Digunakan Website Bisnis

Saat ini, seluruh lini kehidupan telah menyentuh era digital dan online. Untuk bidang bisnis pun, kini marak sekali bisnis yang menggunakan website-website online untuk mengoptimalkan bisnis tersebut. Salah satu hal yang tidak bisa lepas dari sebuah website bisnis adalah DNS. DNS sendiri terbagi atas beberapa jenis DNS server yang memiliki kegunaan masing-masing untuk website bisnis.

DNS merupakan singkatan dari Domain Name Server, yakni sebuah sistem yang bisa menyimpan seluruh informasi data baik dari domain maupun hostname dalam sebuah jaringan. Tanpa ada DNS, sebuah domain tidak akan bisa menerjemahkan domain tersebut ke alamat IP. Jika Anda seorang pebisnis, maka jenis DNS server inilah yang biasanya sering digunakan di website bisnis. Berikut ini merupakan beberapa jenis DNS tersebut.

DNS Primary

Howtogeek.com

Salah satu jenis DNS yang biasa digunakan oleh website bisnis adalah jenis DNS primary atau master ini. Sebuah DNS primary adalah DNS yang memegang daftar lengkap dari domain yang dikelola DNS tersebut. Dalam kata lain, server ini mempunyai kendali penuh atas domain tersebut. Misalnya saja, server ns1.hijabalia.com, maka akan memegang otoritas secara penuh untuk domain .hijabalia.com. Artinya, server lah yang bertanggung jawab bila ada yang menanyai nama-nama host dengan domain hijabalia.com, serta sub-sub domain di bawahnya. Juga, hanya server inilah yang bisa membuat sub domain di bawah hijabalia.com

DNS Secondary

Support.dnsimple.com

Jenis DNS server selanjutnya yang biasa digunakan untuk sebuah website bisnis adalah secondary DNS atau biasa disebut slave. Ini merupakan backup dari primary server. Jenis DNS yang satu ini juga memuat daftar lengkap untuk sebuah domain. Hubungan antara kedua jenis server ini seperti cermin, yakni jika di DNS primer ada perubahan, maka DNS secondary pun akan mengikutinya secara berkala. Secondary dibutuhkan untuk backup, apabila primary mengalami crash atau pun sedang sibuk.

DNS server secondary ini bisa juga digunakan untuk proses backup sebuah DNS master. Sehingga, bila DNS master ini sedang down, maka DNS secondary bisa menggantikannya. Dalam DNS ini, konfigurasi db bisa secara otomatis ditransfer dari DNS master. Untuk kepentingan bisnis, biasanya menggunakan  .biz di akhiran nama domainnya.

DNS Google

Lifehacker.com

Jenis DNS server selanjutnya adalah DNS dari Google yang bernama Google Public DNS. Ini juga merupakan salah satu layanan DNS yang paling populer dan banyak digunakan. Selain value dari Google yang sudah menarik minat banyak orang, DNS ini juga memberikan pelayanan yang stabil dan cepat.

Selain cepat dan stabil, DNS dari Google ini juga terbilang aman untuk digunakan. Salah satu hal yang mungkin menjadi masalah adalah resolver yang tersedia untuk umum yang memungkinkan bisa digunakan dalam serangan Denial of Service. Selain itu, Amplification yang kecil permintaan nya tapi besar responnya juga bisa menjadi masalah. Namun, tenang saja karena Google tentunya telah mengambil langkah perlindungan dari berbagai masalah tersebut.

Jenis DNS server dari Google ini telah dipantau supaya tidak ada yang menyalahkan layanan tersebut. Selain melakukan proses pemantauan terhadap servernya, Google Public Resolvers juga telah sepenuhnya mendukung DNSSEC. Dengan adanya fitur ini, Google menjamin tanggapan yang ditawarkan tersebut asli dari sumber yang benar-benar berwenang.

Nah, itu dia beberapa jenis DNS server yang biasa digunakan untukwebsite bisnis. Jika ingin bisnis online Anda berkembang, tentunya Anda juga harus memanfaatkan dan mempelajari layanan digital semacam ini, ya. Demikian penjelasan mengenai DNS server untuk website bisnis. Semoga bermanfaat!

Berikan Rating untuk Konten ini

Leave a Reply

Close Menu
Chat Whatsapp