• 0822-2333-2840
  • cs@jasterweb.com
  • Jl Taman Kendangsari No 4, Surabaya
Jenis Framework untuk Website Bisnis

Jenis Framework untuk Website Bisnis

Para pengembang khususnya yang menekuni bidang web development kini dituntut untuk dapat mengembangkan aplikasi web dengan tingkat kompleksitas yang tinggi dan serba cepat. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan maupun wiraswasta yang menggunakan website untuk bisnisnya. Untuk dapat menghasilkan suatu aplikasi dengan tingkat kompleksitas yang tinggi dapat menghabiskan banyak waktu, apalagi jika memulainya dari nol. Proses pengembangan website dengan menggunakan beberapa framework bisa menjadi pilihan cukup bagus jika ingin mengembangkan sebuah perangkat lunak secara cepat, efisien dan mudah dipelihara. Berikut ini jenis framework untuk website bisnis.

Laravel

Phphostingindonesia.com

Laravel merupakan pengembangan aplikasi web berbasis PHP gratis untuk para web developer. Framework ini menggunakan arsitektur atau pattern MVC (Model-View-Controller) yang di kembangkan oleh Taylor Otwell. Laravel merupakan kerangka kerja PHP yang terbilang baru dan dirilis pada tahun 2011. Namun ternyata belakangan ini framework ini merupakan framework yang paling populer di kalangan pengembang.

Laravel ini memiliki ekosistem yang cukup luas dengan instant hosting dan penyebaran platform. Website resminya menawarkan banyak tutorial screencast yang dinamakan laracast. Laravel ini memiliki banyak fitur yang membuat pengembangan aplikasi menjadi lebih cepat. Ada juga yang disebut dengan “Blade”, merupakan engine template ringan yang dapat memfasilitasi tugas kamu secara umum seperti authentication, sessions, caching dan RESTful routing.

CodeIgniter

Cloudways.com

CodeIgniter merupakan framework berbasis PHP yang menggunakan pattern Model View Controller dan sudah berumur cukup lama (dirilis pada tahun 2006). CodeIgniter ini tidak membutuhkan proses instalasi yang cukup rumit, sangat mudah, hanya membutuhkan sedikit konfigurasi untuk mulai menggunakannya. Tentu saja hal ini lebih menghemat kerumitan pengembangan web.

CodeIgniter menjadi pilihan ideal untuk menghindari konflik versi PHP, karena dapat berjalan pada hampir semua platform shared hosting maupun dedicated hosting. Model MVC yang diadopsi oleh CodeIgniter tidak terlalu mengikat, penggunaan class controller adalah sebuah keharusan, namun tidak pada class Model dan View yang menjadi opsional. Ukuran CodeIgniter terbilang ramping sekitar 2 MB.

Yii 2

Cloudways.com

Yii Framework merupakan jenis framework open source, berorientasi pada objek dan pattern MVC. Yii diucapkan dengan pengejaan “Yee” atau [ji:], dalam bahasa Cina berarti “Sederhana dan Evolusi”. Penggunaan teknik lazy loading oleh jenis framework ini memberikan dorongan agar kinerja situs lebih cepat daripada framework PHP lainnya.

Yii 2 murni bersifat object-oriented. Hal ini sesuai dengan konsep coding DRY (Don’t Repeat Yourself), yang menyediakan kode dasar yang bersih dan logis. Selain itu Yii 2 juga terintegrasi dengan jQuery, dan dilengkapi fitur AJAX-enabled. Framework ini mengimplementasikan mekanisme pembangunan skin atau tema yang mudah digunakan.

Symfony

Stefanoalletti.wordpress.com

Symfony merupakan jenis framework yang diciptakan dengan tujuan untuk mempercepat laju penciptaan dan pemeliharaan web. Hal ini agar dapat menggantikan tugas-tugas code yang berulang. Komponen Symfony dapat menggunakan kembali library PHP untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berbeda, misalnya pembuatan form, konfigurasi objek, otentikasi, template dan lain sebagainya.

Kamu dapat menginstal salah satu komponen dengan composer PHP manager. Pada website Symfony, terdapat bagian showcase yang menunjukkan beberapa proyek mengesankan yang dibangun dengan Framework Symfony.

Phalcon

Steemitimages.com

Phalcon merupakan framework berbasis PHP5 yang diimplementasikan sebagai ekstensi dari bahasa C. Framework ini mampu menghemat waktu prosesor dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Meskipun usia framework Phalcon masih dibawah 2 tahun, dokumentasi para pengguna sudah mampu membuktikan bahwa fitur framework ini sudah matang dan siap untuk membantu dalam membangun aplikasi website bisnis.

Kamu tidak perlu belajar menggunakan bahasa C. Sebagai kelas PHP, framework ini sudah siap digunakan karena seluruhnya ditulis dalam bahasa C yang kemudian dikemas menjadi sebuah ekstensi PHP. Itulah jenis framework untuk website bisnis. Semoga bermanfaat!

Berikan Rating untuk Konten ini

Leave a Reply

Close Menu
Chat Whatsapp